MANDAILING NATAL — Curah hujan tinggi di kawasan perbukitan membuat bahu jalan di Jalinsum Mandailing Natal rawan terban. Guncangan berlebih kerap muncul di sejumlah titik tanjakan dan turunan, sehingga pengendara sepeda motor perlu ekstra waspada saat melintas.
PT Indako Trading Coy, main dealer Honda untuk Sumatera Utara, mengingatkan pentingnya perawatan komponen vital roda dua sebelum menempuh rute ini. Imbauan itu disampaikan menyusul dinamika infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya stabil di wilayah Madina.
Apa yang Membuat Jalinsum Madina Berisiko?
Kondisi geografis Mandailing Natal sangat beragam, dari jalur lurus hingga rute dengan kontur bergelombang. Saat hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan daya cengkeram ban berkurang drastis.
Di sisi lain, bahu jalan yang terban karena curah hujan ekstrem bisa menyempitkan ruang gerak pengendara. Titik tanjakan dan turunan dengan guncangan berlebih juga menguji kestabilan motor dalam kecepatan rendah sekalipun.
Perawatan Komponen Vital Jangan Ditunda
PT Indako Trading Coy menekankan bahwa kesiapan kendaraan menjadi faktor penentu keselamatan. Pengendara disarankan memeriksa kondisi mesin, sistem pengereman, ban, dan bagian lain yang berpengaruh langsung pada kestabilan laju motor.
Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan sebelum berangkat, bukan setelah di tengah jalan. Rute dengan medan berat seperti Jalinsum Madina tidak memberi banyak ruang untuk kesalahan teknis.
Siapa yang Paling Diimbau?
Imbauan ini ditujukan kepada semua pengguna sepeda motor, terutama yang menjadikan Jalinsum sebagai jalur utama antar kabupaten. Truk dan kendaraan besar yang sering melintas juga menambah tingkat kesulitan bagi pemotor.
Dengan cuaca yang masih berpotensi tinggi di perbukitan, kesiapan kendaraan bukan sekadar saran, melainkan kebutuhan. Pengendara yang memaksakan diri tanpa perawatan memadai berisiko mengalami kecelakaan di tengah perjalanan.