DAIRI — Akses transportasi antarwilayah di pedalaman Kabupaten Dairi akhirnya terbuka setelah Jembatan Aramco di Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, dinyatakan siap digunakan. Jembatan baja sepanjang 15 meter ini menghubungkan Dusun II dan Dusun III yang selama ini terpisah oleh medan berat.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan realisasi dari gagasan taktis Presiden Prabowo Subianto. Kodim 0206/Dairi menjadi pelaksana proyek yang dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.
Proses Pengerjaan: Dari Pembersihan Lahan hingga Perakitan Baja Aramco
Pengerjaan proyek berlangsung dalam beberapa tahap ketat. Dimulai dari pembersihan dan penyiapan lahan, pengecoran fondasi dudukan jembatan, perakitan plat baja Aramco, hingga penimbunan dan pemadatan oprit jembatan.
Seluruh tahapan menggunakan kombinasi alat berat seperti excavator dan alat pertukangan taktis. Kemanunggalan antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan penyelesaian proyek ini.
Manfaat Langsung bagi Warga Dua Dusun
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menjelaskan bahwa jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik. “Dengan hadirnya Jembatan Aramco ini, akses mobilitas harian masyarakat kini menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Ini bukan sekadar menyambungkan dua wilayah yang terpisah secara geografis, melainkan sebuah ikhtiar untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal dan memastikan interaksi sosial antardusun dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
Sebelum jembatan dibangun, warga kedua dusun harus menempuh jalur memutar yang panjang dan berbahaya, terutama saat musim hujan. Kini, waktu tempuh antarwilayah dipangkas drastis.
Komitmen TNI AD pada Program Strategis Pemerintah
Kolonel Inf Sandy menegaskan bahwa rampungnya proyek ini membuktikan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mengawal dan mengeksekusi program-program strategis pemerintah. Fokus utama dari program ini adalah kesejahteraan sosial masyarakat di daerah terpencil.
Dengan beroperasinya Jembatan Aramco, distribusi hasil bumi dari petani di Desa Pangguruan ke pasar-pasar di Kecamatan Sumbul diharapkan semakin lancar. Hal ini berpotensi meningkatkan pendapatan ekonomi lokal secara signifikan.