Pencarian

Luisa Adreena Jadi Nomine Termuda Pemeran Utama Perempuan FFI 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 • 19:03:31 WIB
Luisa Adreena Jadi Nomine Termuda Pemeran Utama Perempuan FFI 2026
Aktris cilik Luisa Adreena menjadi nomine termuda kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2026.

SUMATERA UTARA — Aktris cilik Luisa Adreena mencetak sejarah sebagai nomine termuda kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik Piala Citra Festival Film Indonesia 2026 lewat perannya sebagai Na Willa. Anak berusia tujuh tahun itu bersaing dengan Christine Hakim, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon. Humas FFI Nada Bonang memastikan belum ada perempuan yang lebih muda yang pernah masuk nominasi kategori tersebut.

Luisa Adreena meraih nominasi itu berkat penampilannya sebagai Na Willa, tokoh utama dalam film garapan Ryan Adriandhy yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo. Film tersebut tayang di bioskop pada 18 Maret 2026 dan mengangkat kisah masa kecil seorang anak perempuan di Surabaya pada era 1960-an.

Nama Luisa sendiri bukan hal baru di industri akting. Sebelum Na Willa, ia membintangi film Patah Hati yang Kupilih (2025) sebagai Biru, tampil di serial Jangan Salahkan Aku Selingkuh (2024), serta muncul dalam sinetron Ketika Cinta Memanggilmu dan Bukan Karena Tak Cinta pada 2025.

Rekam Jejak Nominasi Termuda di FFI

Humas FFI Nada Bonang menjelaskan bahwa capaian Luisa valid sebagai nomine termuda di kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik. Menurutnya, belum ada perempuan yang lebih muda sebelumnya yang mendapat nominasi ini.

"Bila narasinya untuk kategori pemeran utama perempuan terbaik, maka jadi valid karena belum ada perempuan yang lebih muda sebelumnya yang dapat nominasi ini," kata Nada kepada CNNIndonesia.com.

Di kategori pemeranan secara umum, Luisa menempati posisi kedua termuda sepanjang sejarah FFI. Pemeran termuda yang meraih sekaligus memenangkan kategori pemeranan adalah Muhammad Adhiyat lewat film Pengabdi Setan (2017). Adhiyat menang Pemeran Anak Terbaik FFI 2017 di usia enam tahun.

Untuk kategori yang sama, nomine termuda sebelumnya adalah Ira Maya Sopha lewat Ira Maya Si Anak Tiri (FFI 1980) di usia 12 tahun. Dua nama lain menyusul di usia yang sama, yakni Gita Novalista lewat The Mirror Never Lies (FFI 2011) dan Salma Paramitha lewat Rindu Purnama (FFI 2011).

Na Willa Raih Sembilan Nominasi

Na Willa tidak hanya mengantarkan Luisa ke nominasi. Film ini juga masuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik untuk Ryan Adriandhy. Secara keseluruhan, Na Willa mengantongi sembilan nominasi Piala Citra FFI 2026.

Setelah Na Willa, Luisa kembali dipercaya menjadi pemeran utama sebagai Ara dalam film Kado untuk Ibu. Sebelum terjun ke dunia akting, pemilik nama lengkap Luisa Adreena Arsantio ini menekuni modeling dan meraih gelar juara Mothercare Indonesia Model Hunt 2024.

Persaingan Ketat 531 Karya

FFI 2026 menerima 531 karya dari seluruh Indonesia yang melewati seleksi dan penjurian ketat. Rinciannya mencakup 93 film cerita panjang, 177 film cerita pendek, 1 film animasi panjang, 5 animasi pendek, 57 animasi pendek, 20 dokumenter panjang, 73 dokumenter pendek, dan 110 kritik film.

Penilaian nominasi melibatkan 85 anggota Akademi Citra dan 35 perwakilan dari 13 organisasi profesi perfilman. Ajang tahun ini mempertandingkan 23 kategori plus 4 penghargaan khusus, yaitu film terlaris, film pilihan penonton, aktor pilihan penonton, dan aktris pilihan penonton.

Malam puncak penganugerahan Piala Citra FFI 2026 dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Jika menang, Luisa akan menambah catatan sejarah baru bagi kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik di ajang paling bergengsi perfilman Indonesia tersebut.

Follow www.kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks