LABUHANBATU — Suasana hangat menyelimuti depan Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Jumat siang. Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu yang memasuki minggu keenam menjadi titik kumpul warga dari berbagai kalangan. Mereka mengantre tertib sejak pukul 11.00 WIB.
Personel Polwan dan Bhayangkari Cabang Labuhanbatu menyajikan makanan prasmanan. Kapolres AKBP Wahyu Endrajaya ikut membaur, menyapa satu per satu warga yang hadir. Tidak ada sekat formal antara aparat dan masyarakat.
Bukan Sekadar Bagi-Bagi Makanan
Program ini dirancang sebagai wadah dialog langsung antara polisi dan masyarakat. Kapolres duduk bersama warga, mendengarkan keluhan dan harapan mereka. "Ini bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat," ujar AKBP Wahyu Endrajaya.
Keakraban terlihat saat Kapolres menyapa pedagang kaki lima dan warga sekitar. Dialog berlangsung santai, seperti obrolan antar tetangga. Warga pun tak sungkan menyampaikan aspirasi.
Minggu Keenam, Antusiasme Tak Surut
Memasuki pekan keenam, Warung Polri Presisi justru makin ramai. Warga datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk bertemu langsung dengan aparat. "Kami ingin polisi dekat dengan rakyat, bukan ditakuti," kata seorang warga di lokasi.
Polres Labuhanbatu menyediakan makanan dalam jumlah cukup. Menu disiapkan berganti setiap pekan. Semua dibiayai dari dana swadaya personel dan Bhayangkari.
Harapan untuk Kamtibmas yang Kondusif
Kapolres berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut. Menurutnya, kedekatan emosional antara polisi dan warga adalah kunci utama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. "Silaturahmi sederhana ini punya dampak besar. Warga jadi tidak sungkan melapor jika ada gangguan," ujar AKBP Wahyu Endrajaya.
Warung Polri Presisi direncanakan menjadi agenda rutin. Polres Labuhanbatu juga membuka masukan dari warga terkait menu dan lokasi pelaksanaan ke depannya.