Pencarian

Aqua Klaten Pulihkan Kesuburan Tanah Karanglo Lewat Pertanian Regeneratif

Rabu, 06 Mei 2026 • 02:09:01 WIB
Aqua Klaten Pulihkan Kesuburan Tanah Karanglo Lewat Pertanian Regeneratif
Petani Desa Karanglo menerapkan pertanian regeneratif untuk memulihkan kesuburan tanah dan efisiensi air.

PT Tirta Investama (Aqua Klaten) memperkuat ketahanan pangan di Desa Karanglo, Klaten, melalui program pertanian regeneratif yang terbukti meningkatkan efisiensi air pada Selasa (6/5/2026). Inisiatif ini fokus pada pemulihan ekosistem tanah dan pengurangan ketergantungan pupuk kimia guna menjamin keberlanjutan sumber daya air di sekitar wilayah operasional. Transformasi pola tanam ini membuat lahan pertanian warga lebih tangguh menghadapi ancaman kekeringan akibat perubahan iklim.

KLATEN — Praktik pertanian di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, kini memasuki fase baru yang lebih ramah lingkungan. Di bawah pendampingan Aqua Klaten, para petani mulai meninggalkan metode konvensional dan beralih ke sistem regenerative agriculture (reg agri). Pendekatan ini tidak hanya mengincar produktivitas, tetapi juga memulihkan struktur tanah yang sempat jenuh akibat penggunaan bahan kimia sintetis selama bertahun-tahun.

Mengapa Tanah Karanglo Kini Berfungsi Seperti Spons?

Salah satu capaian signifikan dari program ini adalah perubahan struktur fisik tanah. Lilik Sri Haryanto, seorang local champion binaan Aqua Klaten, menjelaskan bahwa penambahan bahan organik secara rutin telah mengubah tanah menjadi lebih gembur. Kondisi ini membuat lahan memiliki kemampuan retensi air yang jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Dengan penambahan bahan organik itu, tanah menjadi seperti spons yang bisa menyimpan air," ujar Lilik saat ditemui di Desa Karanglo. Kemampuan menyimpan air ini krusial bagi petani, terutama saat memasuki periode kering. Kelembapan yang terjaga di bawah permukaan tanah memastikan tanaman tetap mendapatkan asupan air meski intensitas hujan menurun atau irigasi terbatas.

Efisiensi air ini merupakan bagian dari strategi konservasi Aqua untuk menjaga ketersediaan air tanah. Dengan tanah yang sehat, air hujan tidak sekadar mengalir di permukaan (run-off), tetapi terserap maksimal ke dalam profil tanah. Hal ini secara langsung mendukung keseimbangan ekosistem air di wilayah Polanharjo yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Tengah.

Inovasi Pupuk Alami dan Kehadiran Varietas Joko Tarub

Selain perbaikan struktur tanah, petani di Karanglo kini aktif memproduksi nutrisi tanaman mandiri. Mereka mengembangkan pupuk cair berbasis bahan alami seperti air kelapa dan pisang untuk menggantikan urea. Langkah ini diambil untuk menghidupkan kembali mikroorganisme tanah yang berperan penting dalam mengurai unsur hara menjadi bentuk ion yang siap serap bagi tanaman.

Kemandirian ini juga merambah ke pemilihan benih. Saat ini, kelompok tani setempat mulai membudidaya varietas padi unggulan yang diberi nama Joko Tarub dan Sri Rama. Kedua varietas ini dipilih karena memiliki batang yang lebih kokoh sehingga tidak mudah roboh saat diterjang angin kencang. Dari sisi kualitas, beras yang dihasilkan diklaim lebih pulen dengan karakteristik fisik gabah yang berbeda; Joko Tarub cenderung ramping, sementara Sri Rama berbentuk bulat.

"Siapa yang mengubah urea menjadi makanan bagi tanaman? Tak lain adalah mikroorganisme tanah. Penggunaan bahan kimia berlebihan justru merusak keseimbangan itu," kata Lilik menekankan pentingnya menjaga ekosistem mikro di dalam sawah.

Membangun Ketahanan Pangan Lewat Local Champion

Program CSR Aqua Klaten ini tidak hanya memberikan bantuan teknis, tetapi juga membangun kapasitas kepemimpinan lokal. Melalui skema local champion, perusahaan membina tokoh masyarakat seperti Lilik untuk menjadi penggerak konservasi berbasis komunitas. Tujuannya agar transformasi ke pertanian berkelanjutan bisa berjalan secara mandiri dan meluas ke desa-desa sekitar.

Bagi para petani, pertanian regeneratif kini menjadi fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan hidup. Dengan ekosistem sawah yang sehat, populasi musuh alami meningkat sehingga hama tanaman dapat terkendali secara alami tanpa perlu pestisida agresif. Pola ini menciptakan siklus pertanian yang lebih murah secara biaya produksi namun lebih tinggi secara kualitas hasil panen.

Langkah Aqua Klaten ini menunjukkan bahwa sektor industri dan pertanian dapat berjalan beriringan. Melalui penjagaan kualitas tanah di hulu, perusahaan secara tidak langsung mengamankan siklus air yang menjadi bahan baku utama operasional mereka, sekaligus memastikan kesejahteraan ekonomi petani tetap terjaga dalam jangka panjang.

Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks