MEDAN — Kepala Kanwil Bea Cukai Sumut, Rudy Rahmaddi, yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Kemenkeu Sumut, melakukan kunjungan koordinasi ke berbagai instansi pada April hingga Mei 2026. Rangkaian pertemuan ini mencakup Makodam I/Bukit Barisan, Polda Sumut, Binda Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumut, Koopsud I Medan, hingga Kodaeral I Belawan.
Dalam setiap pertemuan, Rudy memaparkan peran dan tantangan Bea Cukai dalam mengawasi lalu lintas barang serta mengamankan penerimaan negara. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas institusi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung di level operasional.
“Sinergi intelijen, sinergi teritorial, dan sinergi penegakan hukum merupakan kunci dalam mengoptimalkan pengawasan di wilayah dengan karakteristik geografis yang kompleks seperti di Sumatera Utara,” ujar Rudy dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (12/5).
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, dan Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menyambut baik peningkatan kerja sama ini. Keduanya menegaskan kesiapan untuk mendukung berbagai langkah dan kebijakan Bea Cukai serta Kemenkeu Sumut di lapangan.
“Baik Pangdam maupun Kapolda menyambut baik dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung berbagai langkah serta kebijakan Bea Cukai dan Kemenkeu Sumut demi kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan guna mengamankan penerimaan negara,” lanjut Rudy.
Koordinasi dengan Binda Sumut, Koopsud I Medan, dan Kodaeral I Belawan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat pertukaran data intelijen. Langkah ini bertujuan meningkatkan deteksi dini terhadap potensi penyelundupan barang ilegal, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.
“Kedua institusi sepakat saling mendukung, mempererat kebersamaan serta memperkuat kesepahaman untuk pertukaran data intelijen guna meningkatkan deteksi dini terhadap potensi penyelundupan barang ilegal,” jelas Rudy. Operasi bersama juga akan digelar secara berkala.
Di Kejaksaan Tinggi Sumut, Rudy bertemu dengan Kajati Muhibuddin. Keduanya sepakat meningkatkan kerja sama pertukaran data untuk penanganan perkara kepabeanan dan cukai, terutama dengan mulai berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru.
Sementara itu, Kanwil Bea Cukai Sumut juga menerima kunjungan Kanwil Imigrasi Sumut, Dr. Parlindungan. Kedua instansi membahas peningkatan pengawasan perlintasan orang dan barang di bandara dan pelabuhan internasional, khususnya di Kualanamu.
“Kunjungan koordinasi ke berbagai instansi merupakan langkah strategis untuk mempererat dan meningkatkan kerja sama antarinstansi, dalam rangka menjaga kedaulatan serta kepentingan negara sekaligus untuk mengamankan program pembangunan dan Asta Cita Presiden,” tutup Rudy.