Pencarian

ONIC Esports Amankan Slot Upper Bracket MPL ID S17 Usai Tundukkan Dewa United

Jumat, 15 Mei 2026 • 21:31:01 WIB
ONIC Esports Amankan Slot Upper Bracket MPL ID S17 Usai Tundukkan Dewa United
ONIC Esports memastikan posisi upper bracket MPL ID Season 17 usai kalahkan Dewa United.

SUMATERA UTARA — Panggung MPL ID Season 17 kembali memanas saat fase reguler mendekati titik akhir yang menentukan. ONIC Esports yang tampil konsisten sepanjang musim, akhirnya berhasil mengunci posisi di zona nyaman klasemen. Kemenangan atas Dewa United Esports menjadi penegas bahwa sang juara bertahan masih menjadi kekuatan yang sulit dibendung oleh tim-tim papan tengah maupun bawah.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin biasa bagi kedua tim. Bagi ONIC, mengamankan peringkat di dua besar klasemen adalah prioritas utama demi mendapatkan "nyawa tambahan" di babak playoff. Dengan status sebagai penghuni upper bracket, mereka memiliki margin kesalahan yang lebih luas dibandingkan tim yang harus memulai perjuangan dari kasta bawah atau lower bracket.

Keuntungan Strategis di Jalur Atas Playoff

Keberhasilan menyegel posisi upper bracket memberikan nafas lega bagi jajaran pelatih dan pemain ONIC Esports. Dalam format turnamen double elimination yang diterapkan MPL, tim di upper bracket tidak akan langsung gugur jika mengalami satu kekalahan. Mereka akan turun ke lower bracket untuk mencoba peruntungan kedua, sebuah kemewahan yang tidak dimiliki oleh tim di peringkat empat hingga enam.

Selain faktor keamanan, posisi ini juga memberikan keuntungan waktu istirahat dan observasi. ONIC bisa memantau perkembangan meta dan strategi yang digunakan lawan-lawan mereka di pertandingan pembuka playoff tanpa harus terjun langsung ke arena lebih awal. Hal ini seringkali menjadi kunci kemenangan bagi tim-tim besar dalam meramu counter-strat yang efektif di pertandingan penentuan.

Dominasi Taktis Landak Kuning

Sepanjang jalannya laga melawan Dewa United, ONIC menunjukkan kematangan dalam pengambilan keputusan di area objektif. Penguasaan map yang disiplin membuat pergerakan pemain Dewa United menjadi sangat terbatas. Meskipun anak-anak "Anak Dewa" sempat mencoba memberikan perlawanan melalui skema serangan balik, koordinasi tim ONIC dalam melakukan backup antar lane terbukti masih terlalu solid.

Eksekusi teamfight yang rapi di area Lord menjadi pembeda utama dalam seri pertandingan ini. ONIC tidak terburu-buru untuk mengakhiri permainan, melainkan memilih untuk menguras sumber daya lawan secara perlahan. Disiplin dalam menjaga posisi (positioning) membuat hero-hero core dari ONIC sulit dijangkau oleh inisiator dari pihak Dewa United.

Langkah Berat Dewa United Selanjutnya

Kekalahan ini memaksa Dewa United Esports untuk bekerja ekstra keras di sisa pertandingan musim reguler mereka. Ambisi untuk merangsek ke papan atas kini tertahan, dan mereka harus fokus menjaga konsistensi agar tidak terlempar dari zona playoff. Persaingan di papan tengah klasemen MPL ID Season 17 sendiri tergolong sangat ketat, di mana selisih satu poin bisa mengubah peta persaingan secara drastis.

Manajemen Dewa United perlu segera melakukan evaluasi terkait pola drafting dan komunikasi di dalam game. Menghadapi tim raksasa seperti ONIC memang memberikan pelajaran berharga, namun di fase krusial seperti sekarang, hasil akhir berupa kemenangan jauh lebih dibutuhkan daripada sekadar performa yang impresif namun gagal membuahkan poin.

Dengan hasil ini, fokus komunitas Mobile Legends Indonesia kini tertuju pada siapa yang akan menemani ONIC di posisi upper bracket lainnya. Persaingan antara tim-tim besar seperti RRQ Hoshi, Bigetron Alpha, dan EVOS Glory diperkirakan akan semakin sengit hingga pekan terakhir musim reguler berakhir. Babak playoff MPL ID Season 17 dijanjikan akan menjadi salah satu fase gugur paling kompetitif dalam sejarah esports Indonesia.

Bagikan
Sumber: nusantaraterkini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks