Pencarian

Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Pemkab Karo Tutup Sementara Danau Lau Kawar dan Camping Ground

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:21:02 WIB
Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Pemkab Karo Tutup Sementara Danau Lau Kawar dan Camping Ground
Petugas memasang garis pembatas di kawasan objek wisata Danau Lau Kawar, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (19/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Karo menutup sementara objek wisata Danau Lau Kawar dan kawasan camping ground di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, menyusul peningkatan aktivitas Gunung Sinabung yang masih berstatus Level II atau Waspada. Penutupan berlaku mulai 19 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan, sebagai langkah antisipasi keselamatan wisatawan yang berada di kawasan kaki gunung.

KARO — Kebijakan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor 556/969/Disbudporapar/2026 yang diterbitkan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, atas nama Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes.

Penutupan mengacu pada laporan Badan Geologi Kementerian ESDM Nomor 1400.Lap/GL.03/BGL/2026 tertanggal 13 Agustus 2026 mengenai perubahan radius zona rekomendasi Gunung Sinabung. Kebijakan ini juga mempertimbangkan Surat Bupati Karo Nomor 360/2453/BPBD/2026 tentang imbauan keselamatan bagi masyarakat, wisatawan, dan pendaki.

Radius Aman 3 Kilometer dari Puncak Sinabung

Berdasarkan rekomendasi yang berlaku, masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Sinabung. Selain itu, radius sektoral sejauh 4,5 kilometer untuk sektor selatan-timur juga diberlakukan.

Juni Antomi Kemit menegaskan penutupan dilakukan karena kondisi gunung yang tidak bisa diprediksi. "Kita tidak tahu kapan dan apa yang akan terjadi apabila aktivitas gunung semakin meningkat," katanya.

Rekam Aktivitas Gunung Sinabung per 25 Agustus

Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung Badan Geologi Kementerian ESDM/PVMBG, Armen Putra, melaporkan aktivitas gunung masih berada pada Level II atau Waspada. Secara visual, Gunung Sinabung teramati jelas hingga tertutup kabut 0-II dengan asap kawah berwarna putih berintensitas tipis hingga sedang mencapai ketinggian 50-400 meter di atas puncak.

Dalam periode pengamatan 24 jam terakhir, terekam satu kali gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan tujuh kali gempa tektonik jauh.

Imbauan untuk Warga Sekitar Aliran Sungai

PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi maupun kawasan dalam radius tiga kilometer dari puncak. Masyarakat yang bermukim di sekitar sungai-sungai berhulu di Gunung Sinabung juga diminta mewaspadai potensi bahaya lahar.

Pemerintah Kabupaten Karo diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung untuk memantau perkembangan aktivitas gunung.

Pembukaan Kembali Tunggu Status Gunung

Penutupan sementara Danau Lau Kawar menjadi langkah mitigasi untuk mencegah risiko terhadap wisatawan karena objek wisata tersebut berada di kawasan kaki Gunung Sinabung. Pembukaan kembali kawasan wisata akan menunggu perkembangan aktivitas gunung serta pemberitahuan resmi dari pemerintah.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan, agar tidak memasuki Objek Wisata Danau Lau Kawar sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Juni Antomi Kemit.

Follow www.kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks