Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondi mengapresiasi pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Tumpatan Nibung dan sumur bor di Desa Emplasmen Kualanamu yang dikerjakan personel TNI bersama warga. Jembatan sepanjang 40 meter itu kini menghubungkan dua dusun yang sebelumnya terpisah oleh akses rusak, sementara sumur bor akan melayani kebutuhan air bersih bagi 44 kepala keluarga.
DELI SERDANG — Program Bakti TNI di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tidak hanya merampungkan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua desa, tetapi juga menghadirkan sumber air bersih baru bagi puluhan keluarga. Peresmian Jembatan Gantung Perintis di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, dan pembangunan sumur bor di Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, menjadi bukti nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
Jembatan Baru Gantikan Akses Lama yang Tak Layak
Jembatan Gantung Perintis memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter. Pembangunannya dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat selama 35 hari.
Keberadaan jembatan ini menggantikan akses lama yang kondisinya sudah tidak layak. Kini, mobilitas warga antara Dusun I dan Dusun II Desa Tumpatan Nibung menuju Desa Wonosari jauh lebih mudah.
"Keberadaan jembatan menggantikan akses lama yang sudah tidak layak, sehingga memudahkan mobilitas warga, termasuk untuk bersekolah, berkebun, berdagang, dan menjalankan aktivitas sosial," kata Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondi di Deli Serdang, Rabu.
Sumur Bor untuk 44 Kepala Keluarga di Kualanamu
Di sisi lain, pembangunan sumur bor di Desa Emplasmen Kualanamu dikerjakan personel TNI bersama masyarakat setempat. Sumur ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 44 kepala keluarga yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air layak.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menyampaikan, program penyediaan air bersih melalui Bakti TNI di Sumatera Utara secara keseluruhan telah mencapai 524 titik. Program tersebut memberikan manfaat bagi lebih dari 144.000 jiwa atau sekitar 38.000 kepala keluarga.
"Program itu merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan layak. Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh warga," ujar Hendy.
Sinergi TNI dan Pemkab Terus Diperkuat
Wakil Bupati Lom Lom Suwondi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur ini tidak terlepas dari kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dukungan semua pihak menjadi faktor penting agar program-program serupa dapat berjalan dengan baik.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada masyarakat Deli Serdang. Program itu memberikan manfaat nyata, baik melalui pembangunan jembatan maupun penyediaan air bersih," katanya.
Pihaknya berharap sinergi antara Pemkab Deli Serdang dan TNI terus diperkuat untuk mendukung pembangunan, membuka akses masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.