BMKG Peringatkan Hujan Lebat Guyur 25 Kabupaten dan 7 Kota di Sumut hingga 19 Oktober 2026

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:01:31 WIB
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat di 25 kabupaten dan 7 kota di Sumatera Utara hingga 19 Oktober 2026.

MEDAN — Ketua Tim Sistem Peringatan Dini BBMKG Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, menyebut dinamika atmosfer memasuki dasarian II Oktober 2026 memperkuat pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumut. Wilayah terdampak tersebar dari pesisir timur hingga kepulauan Nias.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat?

Kabupaten yang masuk daftar peringatan meliputi Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Batu Bara, Karo, Dairi, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Toba, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Selatan.

Potensi serupa juga mencakup Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, dan Nias Selatan. Sementara wilayah perkotaan yang berpotensi terdampak adalah Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.

Apa Pemicu Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan?

Martha menjelaskan, aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin (shearline), dan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) menjadi faktor utama. Labilitas udara yang kuat turut memperbesar peluang terbentuknya awan hujan.

"Sehingga, berpotensi hujan dengan intensitas sedang–sangat lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (lokal) pada siang hingga malam hari di wilayah Sumut sepekan ke depan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Mistar, Selasa (13/10/2026).

Imbauan untuk Warga dan Pemda

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hingga malam hari. Warga diharapkan melakukan langkah antisipasi agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan lancar.

Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait juga diminta memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi potensi cuaca tersebut. Koordinasi dinilai penting mengingat cakupan wilayah peringatan mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: mistar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top