MEDAN — Konsulat Jenderal India di Medan memperingati hari kelahiran Mahatma Gandhi melalui tiga rangkaian kegiatan utama: Peace March, upacara peringatan, dan program kebudayaan. Acara berlangsung di Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan melibatkan Friends of India serta sejumlah mahasiswa dan dosen.
Peace March digelar di sepanjang Jalan Gandhi, Medan, sebagai bentuk simbolis penyampaian pesan perdamaian, tanpa kekerasan, dan keharmonisan. Kegiatan itu menyoroti relevansi universal nilai-nilai Gandhi sekaligus keyakinannya bahwa perubahan berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui cara-cara damai.
Usai Peace March, rangkaian peringatan berlanjut di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Patung Mahatma Gandhi dikalungi bunga sebagai bentuk penghormatan dan pengenangan atas jasa beliau.
Program tersebut dihadiri Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang mewakili Gubernur Sumatera Utara. Hadir pula Ahmad Barli Mulia Nasution, S.STP., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan yang mewakili Wali Kota Medan, serta Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M., Ketua Yayasan Sari Mutiara.
Perwakilan Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya menyoroti pentingnya Gandhi Jayanti sebagai momentum memperkuat ikatan persahabatan antara masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera, dan India. Ia berharap hubungan yang kuat antara Sumatera Utara dan India terus berkembang di tahun-tahun mendatang.
Harapan itu tidak hanya mencakup kerja sama Government-to-Government, tetapi juga hubungan antarmasyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan. Interaksi di kalangan generasi muda disebut sebagai salah satu jalur yang perlu diperluas.
Program kebudayaan menampilkan pertunjukan dari para mahasiswa serta testimoni penerima beasiswa ICCR. Para penerima beasiswa membagikan pengalaman dan refleksi mereka selama berada di India.
Dua mahasiswa Universitas Sari Mutiara juga menyampaikan presentasi singkat mengenai Mahatma Gandhi. Mereka berbagi pemahaman tentang kehidupan, filosofi, serta pesan perdamaian dan tanpa kekerasan yang dinilai tetap relevan hingga kini.
Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, mengadakan sesi interaktif bersama mahasiswa dan dosen Universitas Sari Mutiara. Dalam sesi itu ia menyampaikan relevansi nilai-nilai Mahatma Gandhi, yaitu perdamaian, tanpa kekerasan, disiplin, dan kasih sayang, dalam kehidupan dunia saat ini.
Konsul Jenderal juga memberikan cenderamata kepada para mahasiswa yang berpartisipasi. Ia menyoroti pentingnya Yoga untuk healthy ageing dan mendorong para mahasiswa menjadikan Yoga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari guna menjaga kesehatan fisik dan mental.
Sesi interaktif tersebut turut membahas berbagai inisiatif kebudayaan Konsulat Jenderal India di Medan, termasuk promosi budaya India dan Yoga. Kegiatan kebudayaan seperti Indian Film Festival dan Indian Food Festival disebut memberi kesempatan bagi masyarakat di wilayah ini mengenal kekayaan warisan budaya India.
Rangkaian peringatan Gandhi Jayanti di Medan ditutup dengan pesan bahwa nilai perdamaian, tanpa kekerasan, dan keharmonisan yang diwariskan Mahatma Gandhi tetap menjadi pengingat lintas generasi.