MEDAN — Rocky Gerung resmi masuk ke dalam lingkar pemerintahan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Wantimpres. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden. Rocky tercatat sebagai anggota ke-17 dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik Prabowo.
Selama ini Rocky dikenal sebagai sosok yang paling tajam mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah. Perpindahannya ke dalam Istana pun menimbulkan pertanyaan publik soal konsistensi sikapnya.
Rocky menegaskan perpindahan posisinya dari luar pemerintahan ke dalam Istana tidak akan mengubah sikap maupun pandangannya. Ia menyampaikan hal itu dalam pernyataan yang dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
"Saya hanya pindah dari luar ke dalam. Sikap dan pandangan saya tetap, radikal break," tegas Rocky.
Pernyataan itu sekaligus menjawab keraguan sebagian kalangan yang menilai masuknya Rocky ke Wantimpres berpotensi meredam kritiknya terhadap pemerintah.
Menurut Rocky, Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis seperti kementerian. Tugasnya melihat ekses kebijakan dan memberikan pertimbangan kepada Presiden mengenai arah kebijakan.
"Wantimpres tidak mengevaluasi kebijakan teknis. Kita mengawasi, melihat ekses kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah kebijakan supaya sesuai dengan visi Presiden," ujarnya.
Rocky menilai fungsi Wantimpres juga tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Pertimbangan yang diberikan membutuhkan kepekaan membaca persoalan publik serta kemampuan melihat dampaknya ke depan.
"Paling penting menunjukkan tanpa ragu apa yang keliru dalam persepsi publik terhadap kekuasaan, dan bagaimana kekuasaan mengolah persepsi itu menjadi sesuatu yang positif bagi negeri," katanya.
Rocky mengaku tak memiliki alasan menolak jabatan tersebut. Ia menilai peran Wantimpres masih berkaitan dengan aktivitasnya selama ini, hanya kini pertimbangannya disampaikan dari dalam pemerintahan.
"Dewan pertimbangan mengolah isu untuk ditempatkan pada koridor etis. Fungsinya kritis terhadap kebijakan," ujarnya.
Dengan posisinya sebagai anggota ke-17 dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik, Rocky kini berada di lingkaran penasihat Presiden. Publik menantikan apakah gaya kritiknya tetap tajam meski sudah berada di dalam struktur kekuasaan.