Gebyar Pendidikan Sumut 2026 Ramai, UMKM Banjir 2.000 Pengunjung

Penulis: Musdar Lubis  •  Minggu, 03 Mei 2026 | 19:07:00 WIB
Ribuan pengunjung memadati Gebyar Pendidikan Sumut 2026 di Kompleks Astaka, Deliserdang.

Deliserdang — Gelaran Gebyar dan Pameran Pendidikan Sumatera Utara 2026 memasuki hari kedua dengan antusiasme pengunjung yang melampaui ekspektasi. Sekitar 2.000 orang memadati Kompleks Astaka di Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, dengan mayoritas peserta adalah siswa sekolah dan rombongan guru. Kegiatan yang dimulai 2 Mei ini mengusung peringatan Hari Pendidikan Nasional dengan konsep kolaboratif antara institusi pendidikan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal.

Area komersial menjadi incaran utama pengunjung. Stan UMKM tidak hanya menawarkan ragam makanan dan minuman, tetapi juga pernak-pernik menarik bagi kalangan pelajar. Fasilitas lengkap berupa meja dan kursi memudahkan pengunjung menikmati hidangan sambil menyaksikan pertunjukan di lokasi yang sama.

Pedagang Raih Penjualan Menggiurkan dengan Strategi Diskon

Pedagang makanan Eka mengungkapkan antusiasme pengunjung melampaui perkiraan awal. Strategi pemberian potongan harga khusus terbukti efektif mendorong peningkatan transaksi di tengah kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah, banyak yang datang ke stan UMKM. Banyak juga guru yang datang membawa muridnya untuk berbelanja makanan. Sudah tersedia bangku dan meja untuk tempat makan, jadi mereka senang kemari," ungkap Eka.

Momentum tersebut dimanfaatkan dengan pemberian diskon hingga 25 persen khusus bagi pengunjung berseragam sekolah. Kebijakan pricing yang terjangkau menjadi strategi efektif menarik perhatian siswa sekaligus meningkatkan volume penjualan untuk setiap pedagang yang berpartisipasi.

Panggung Hiburan dan Kompetisi Saring Perhatian Ratusan Orang

Selain zona kuliner, panggung Astaka menjadi lokasi pertunjukan dan kompetisi bergengsi. Ratusan penonton memadati area pertandingan catur kategori SLB yang melibatkan atlet tuna rungu dan tuna netra dari sekolah negeri maupun swasta. Kompetisi ini menunjukkan komitmen penyelenggara dalam inklusi pendidikan kekhususan di tingkat regional.

Turnamen e-sport Mobile Legends juga turut menyedot perhatian pengunjung muda. Kombinasi acara tradisional dan digital mencerminkan upaya pameran mengakomodasi ragam minat peserta didik era digital.

Kostum Animasi dan Pertunjukan Budaya Raih Spot Swafoto Terpopuler

Area pameran kostum karakter animasi menjadi destinasi favorit untuk berswafoto. Peserta lomba kostum yang berkeliling lokasi menjadi incaran pengunjung untuk berfoto bersama. Baliho-baliho pameran juga berfungsi sebagai latar belakang yang diminati untuk konten media sosial pengunjung.

Program seni budaya meliputi pembacaan puisi, tarian, dan pameran kostum yang melibatkan siswa dari berbagai sekolah. Pertunjukan ini menciptakan suasana meriah sekaligus mempromosikan prestasi akademik dan ekstrakurikuler siswa secara langsung kepada publik.

Perhatian Resmi Dinas Pendidikan Perkuat Momentum Acara

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Dewi Susantri Ujung hadir menyaksikan jalannya acara bersama sejumlah Kepala Cabang Dinas, kepala SMA/SMK, dan perwakilan guru. Kehadiran pejabat pendidikan menekankan signifikansi pameran sebagai sarana promosi institusi pendidikan sekaligus pembenahan ekosistem pendidikan daerah.

Hingga sore harinya, arus pengunjung tetap berdatangan konsisten, menunjukkan daya tarik berkelanjutan gelaran yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 Mei 2026 ini. Momentum Gebyar Pendidikan Sumut 2026 membuktikan permintaan masyarakat akan platform interaksi langsung antara institusi pendidikan, komunitas bisnis, dan keluarga peserta didik dalam satu lokasi terpadu.

Reporter: Musdar Lubis
Back to top