SUMATERA UTARA — Pertamina mempertahankan harga Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter di wilayah Jawa-Bali pada 18 Oktober 2026. SPBU swasta BP-AKR, Vivo, dan Shell juga belum mengubah daftar harga sejak awal Oktober. Selisih harga bensin RON 92 antara Pertamax dan produk swasta tercatat Rp180 per liter.
Daftar harga Pertamina Patra Niaga untuk Jawa dan Bali tidak mengalami perubahan dibanding awal bulan. Produk nonsubsidi Pertamax dipasarkan Rp15.950 per liter, sementara varian RON lebih tinggi dibanderol lebih mahal.
Harga Bensin Pertamina di Jawa dan Bali
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
Untuk konsumen pengguna mesin diesel, Pertamina menyediakan Biosolar bersubsidi Rp6.800 per liter. Dua produk diesel nonsubsidi berada jauh di atasnya, yakni Dexlite Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
BP-AKR dan Vivo Kompak di Angka yang Sama
Di jaringan BP-AKR, BP 92 dijual Rp16.130 per liter dan BP Ultimate Rp19.330 per liter. Produk diesel BP Ultimate Diesel dibanderol Rp25.420 per liter.
Vivo memasang harga identik untuk dua produk bensinnya. Revvo 92 dipasarkan Rp16.130 per liter, Revvo 95 Rp19.330 per liter, sedangkan Diesel Primus Rp25.420 per liter.
Shell Baru Cantumkan Satu Produk
Shell saat ini hanya mencantumkan Shell V-Power Diesel dengan harga Rp25.420 per liter dalam daftar terbaru. Produk bensin Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tercantum sebagai produk yang tersedia.
Ketersediaan Shell Diesel juga bergantung pada lokasi SPBU. Pengendara disarankan memastikan stok di gerai terdekat sebelum berangkat mengisi bahan bakar.
Pertamax Masih Paling Murah di Kelas RON 92
Perbandingan antarmerek menunjukkan Pertamax lebih murah Rp180 per liter dibanding BP 92 maupun Revvo 92 yang sama-sama Rp16.130 per liter. Di kelas oktan lebih tinggi, Pertamax Turbo justru Rp270 lebih mahal daripada BP Ultimate dan Revvo 95.
Selisih harga bukan satu-satunya pertimbangan. Setiap pabrikan kendaraan menetapkan spesifikasi bahan bakar minimum yang berbeda, dan penggunaan BBM dengan oktan di bawah anjuran berisiko memicu mesin knocking.
Produk Diesel Nonsubsidi Bersaing Ketat
Tiga merek swasta dan Pertamina menempatkan produk diesel nonsubsidi di rentang Rp23.700 hingga Rp25.420 per liter. Pertamina Dex menjadi yang termahal di kelompok ini, sementara Dexlite paling murah.
Harga di SPBU swasta umumnya mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan kurs rupiah. Daftar harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih dulu, sehingga angka pada 18 Oktober 2026 tidak menjamin berlaku pekan berikutnya.
Konsumen yang hendak mengisi bahan bakar sebaiknya mengecek papan harga di gerai sebelum bertransaksi. Beberapa SPBU juga membatasi kuota pembelian untuk produk bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah.