Pencarian

Test Drive BYD M6 DM-i: MPV PHEV Keluarga, EV 100 Km Lalu Hybrid

Jumat, 09 Oktober 2026 • 19:02:31 WIB
Test Drive BYD M6 DM-i: MPV PHEV Keluarga, EV 100 Km Lalu Hybrid
BYD M6 DM-i membawa kombinasi mesin bensin 1.500cc dan baterai 18,3 kWh dalam bodi MPV keluarga.

SUMATERA UTARA — BYD M6 DM-i membawa mesin bensin 1.500cc dan baterai 18,3 kWh ke dalam bodi MPV keluarga, memprioritaskan mode listrik hingga 100 km sebelum beralih ke hybrid. Berbeda dari M6 EV yang mengandalkan baterai 71,8 kWh, versi plug-in hybrid ini justru menawarkan keseimbangan bobot lebih baik dan bantingan suspensi yang tidak mengayun. Pengujian harian di rute rumah-kantor menunjukkan efisiensi hingga 65 km/liter saat mode EV aktif.

BYD M6 DM-i mengambil basis dari MPV listrik M6, tetapi menambahkan mesin bensin 1.500cc dan teknologi Plug-in Hybrid EV. Konfigurasi ini membuat mobil bisa diisi bensin atau dicas, sebuah kombinasi yang menjawab kekhawatiran pengguna Indonesia soal ketersediaan SPKLU di luar kota besar.

Grill Sporty dan Over Fender di Tipe Cross Superior 7

Secara tampilan, M6 DM-i masih mirip versi EV. BYD memberi pembeda lewat grill depan yang lebih dinamis, over fender, roof rail, dan diffuser pada tipe Cross Superior 7 yang diuji. Sentuhan itu membuatnya berkesan seperti SUV crossover, meski interior sebagian besar sama dengan versi listrik.

Cara Kerja DM-i: Motor Listrik Jadi Penggerak Utama

Teknologi Dual Mode Intelligent membuat motor listrik bertindak sebagai penggerak utama, memberi karakter berkendara seperti EV murni—responsif, torsi instan, halus, dan senyap. Mesin bensin Atkinson Cycle 1.500cc dengan efisiensi termal hingga 46% tidak selalu memutar roda.

Mesin itu berfungsi sebagai generator pengisi baterai atau membantu tenaga saat baterai menipis dan butuh akselerasi tinggi. Sistem beralih otomatis di antara tiga mode:

  • EV murni: motor listrik menggerakkan roda
  • HEV Series: mesin mengisi baterai, motor menggerakkan roda
  • HEV Parallel: mesin dan motor bekerja bersamaan

Konsep EV first berarti saat bensin dan baterai penuh, mobil memprioritaskan mode listrik hingga 100 km lebih. Setelah kapasitas baterai tersisa 20%, sistem beralih ke mode hybrid secara otomatis. Untuk pemakaian dalam kota, cukup isi listrik; untuk luar kota, tinggal cari SPBU.

Baterai Lebih Kecil, Bantingan Suspensi Lebih Stabil

Keluhan umum pada EV soal suspensi yang mengayun biasanya muncul karena bobot baterai berat dan sulit diimbangi. M6 DM-i memakai baterai 18,3 kWh, jauh lebih ringan dari 71,8 kWh milik M6 EV. Penempatan mesin di depan juga memperbaiki keseimbangan bobot dan center of gravity.

Hasilnya terasa di jalan. Bantingan suspensi lebih stiff namun tetap empuk, tidak mengayun. Pergerakan mobil stabil dan gesit, sekaligus mengurangi gejala mual yang kerap dialami penumpang mobil listrik.

Tenaga Gabungan 207 Hp, Perpindahan Mode Nyaris Tak Terasa

Mesin bensin 1.498 cc 4-silinder Atkinson dengan rasio kompresi 16:1 menghasilkan 100 hp dan torsi 126 Nm. Motor listrik menyumbang 161 hp dan torsi 163 Nm, sehingga tenaga gabungan mencapai 207 hp. Bahan bakar minimal oktan 92 atau Pertamax.

Soal performa, akselerasi terasa melesat enteng saat mode EV aktif atau ketika mesin disokong motor listrik. Getaran mesin juga minim. Perpindahan antara mesin bensin dan motor listrik nyaris tidak terasa, begitu pula perbedaan akselerasi mesin bensin saja dengan EV. Hanya saat mesin bensin bekerja sendirian, pergerakan mobil sedikit lebih berat.

Efisiensi BBM 65 Km/Liter Saat Mode EV Aktif

Pengujian harian dari rumah ke kantor menunjukkan konsumsi BBM hingga 65 km/liter ketika baterai masih penuh dan mode EV aktif. Saat beralih ke mode HEV, efisiensi berada di sekitar 25 km/liter. Angka itu membuat M6 DM-i relevan untuk pemakaian campuran dalam kota dan luar kota tanpa bergantung penuh pada infrastruktur pengisian daya.

Follow www.kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: uzone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks