SERDANG BEDAGAI — Avanza Veloz bernomor polisi BB 1846 XR yang dikemudikan Husni Kali (39) melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Selain Husni, mobil itu membawa dua penumpang: Muhammad Nuh dan H. Arifin Nasution (71).
Setibanya di Km 66/800, Avanza bersentuhan dan menabrak bagian belakang kendaraan di depannya yang diduga truk tronton. Nuh mengalami luka parah dan meninggal di lokasi kejadian.
Korban tercatat sebagai PNS dan warga Kabupaten Mandailing Natal. Jenazahnya dievakuasi ke RSU Medistra Lubuk Pakam.
Dua Penumpang Selamat dengan Luka Ringan
Husni mengalami luka robek di bagian dagu, sedangkan Arifin mengeluhkan sakit dan sesak pada dada. Keduanya menjalani perawatan di RSU Medistra Lubuk Pakam.
"Keduanya mendapat perawatan di RSU Medistra Lubuk Pakam," ujar Kepala Seksi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, Minggu (4/1/2026).
Pengemudi Truk Kabur Usai Kejadian
Bringin menyatakan pengemudi truk dengan identitas dan nomor polisi yang belum diketahui langsung meninggalkan lokasi kejadian. Polisi belum bisa mengidentifikasi kendaraan tersebut.
"Pengemudi truk dengan identitas dan nomor polisi yang belum diketahui kemudian meninggalkan lokasi kejadian," tulis Bringin dalam keterangannya.
CCTV Rusak, Polisi Andalkan Saksi dan Petunjuk Lain
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi, dan mengecek kondisi korban di rumah sakit. Avanza yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti di Unit Gakkum Polres Sergai.
Polisi berkoordinasi dengan Senkom JMKT untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, perangkat CCTV di titik tersebut disebut sedang mengalami gangguan atau kerusakan.
"Penyelidikan kemudian dilanjutkan dengan mencari keterangan saksi dan petunjuk lain untuk mengidentifikasi truk yang meninggalkan lokasi," pungkasnya.