SUMATERA UTARA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan sekitar 139.000 formasi CPNS guru yang direncanakan dibuka pada 2027. Lulusan baru, guru honorer, hingga guru berstatus PPPK disebut berpeluang mengikuti seleksi sesuai mekanisme resmi. Jadwal pendaftaran nasional belum ditetapkan, sehingga pelamar perlu menunggu pengumuman pemerintah.
Kebutuhan tenaga pendidik di Indonesia masih jauh dari terpenuhi. Pemerintah memperkirakan total kebutuhan guru mencapai sekitar 464.856 orang, dan pemenuhannya akan dilakukan bertahap selama tiga tahun, mulai 2027 hingga 2029.
Peta jalan tersebut dipaparkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada September 2026. Dari total kebutuhan itu, sekitar 30 persen direncanakan diangkat pada 2027, 30 persen pada 2028, dan 40 persen sisanya pada 2029.
Alokasi 30 persen pada tahap pertama setara dengan kurang lebih 139.457 orang. Angka itu menjadi dasar perkiraan sekitar 139 ribu formasi CPNS guru yang akan dibuka pada 2027.
Siapa Saja yang Bisa Mendaftar
Seleksi CPNS guru 2027 membuka kesempatan bagi beberapa kelompok pelamar. Kemendikdasmen menyebut lulusan baru atau fresh graduate termasuk yang memiliki peluang mengikuti seleksi.
- Fresh graduate: lulusan baru kependidikan maupun non-kependidikan yang memenuhi kualifikasi formasi
- Guru honorer: dapat mengikuti seleksi dengan mekanisme dan persyaratan yang ditetapkan pemerintah
- Guru berstatus PPPK: diberi kesempatan mengikuti seleksi sesuai ketentuan yang berlaku
Kesempatan mengikuti seleksi tidak berarti setiap lulusan otomatis memenuhi syarat untuk semua formasi. Kesesuaian kualifikasi pendidikan, kebutuhan guru per mata pelajaran, dan persyaratan khusus dalam pengumuman formasi tetap menjadi penentu.
Soal Sertifikat PPG dan Prioritas Pelamar
Pertanyaan soal Pendidikan Profesi Guru (PPG) kerap muncul di kalangan calon pelamar. Dalam pemberitaan ANTARA mengenai rencana CPNS guru, calon yang telah mengikuti PPG disebut mendapat prioritas.
Namun, keterangan yang diberitakan juga menegaskan bahwa pelamar tidak harus sudah mengikuti PPG untuk bisa ikut seleksi. Lulusan yang belum memiliki sertifikat pendidik sebaiknya tidak langsung menganggap dirinya tidak punya kesempatan.
Kualifikasi akademik, sertifikat pendidik, dan persyaratan lain harus mengacu pada pengumuman resmi saat seleksi dibuka.
Jadwal Pendaftaran Belum Ditetapkan
Hingga informasi yang dirujuk dalam rilis ini, jadwal pendaftaran nasional CPNS 2027 belum ditetapkan secara resmi. Angka sekitar 139 ribu formasi tidak boleh diartikan sebagai tanda bahwa pendaftaran sudah dibuka.
Calon pelamar dapat memantau kanal resmi Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Kemendikdasmen. Informasi pendaftaran dan layanan seleksi ASN juga dapat diperiksa melalui portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/ ketika pengumuman tersedia.
Langkah Persiapan Sejak Sekarang
Meski belum ada jadwal resmi, calon pelamar bisa mulai menata persiapan. Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan:
- Periksa kembali ijazah dan transkrip nilai, pastikan data pendidikan sesuai dokumen resmi.
- Pantau perkembangan informasi kebutuhan guru berdasarkan jenjang pendidikan, mata pelajaran, dan wilayah penempatan.
- Pelajari materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes karakteristik pribadi.
- Siapkan dokumen digital dengan hasil pindai yang jelas, dan periksa kesesuaian nama, tanggal lahir, serta data kependudukan.
- Hindari membayar pihak yang menjanjikan kelulusan atau mengaku bisa menjamin formasi. Seleksi ASN hanya melalui prosedur resmi.
Peluang menjadi guru ASN pada 2027 terbuka lebar, tetapi kepastian jumlah formasi, kualifikasi, dan jadwal tetap menunggu pengumuman pemerintah. Waktu yang ada sekarang paling berguna untuk merapikan dokumen dan mulai belajar materi SKD.