Pasar ponsel kelas atas kembali memanas pada pekan kedua Januari 2026. Motorola resmi memperkenalkan dua perangkat andalan terbarunya, yakni Motorola Signature dan Motorola Razr Fold, yang masing-masing menyasar segmen flagship konvensional dan ponsel lipat premium.
Motorola Signature hadir sebagai ponsel andalan terbaru dengan fokus pada performa tinggi dan pengalaman visual maksimal. Perangkat ini dibekali chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan layar 6,8 inci LTPO AMOLED beresolusi tinggi serta refresh rate hingga 165Hz. Spesifikasi tersebut menjadikan Signature ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kinerja cepat untuk gaming, multitasking, maupun konsumsi konten berat.
Di sektor kamera, Motorola Signature mengusung konfigurasi empat kamera belakang beresolusi 50 megapiksel, menawarkan fleksibilitas pengambilan gambar dari berbagai sudut. Daya tahan ditopang baterai 5.200 mAh berbasis silikon-karbon, dengan dukungan pengisian cepat 90W melalui kabel dan 50W secara nirkabel. Di pasar Eropa, ponsel ini dipasarkan dengan harga sekitar £899,99 atau €999, meski jadwal distribusi globalnya belum diumumkan secara rinci.
Tak hanya itu, Motorola juga memperluas lini perangkat lipatnya dengan memperkenalkan Razr Fold, ponsel lipat model buku pertama dari perusahaan tersebut. Berbeda dari seri Razr sebelumnya yang mengusung desain clamshell, Razr Fold menawarkan layar utama lipat berukuran 8,09 inci serta layar penutup 6,56 inci, yang ditujukan untuk menunjang produktivitas dan penggunaan multitasking.
Untuk kebutuhan fotografi, Razr Fold dibekali tiga kamera belakang 50 megapiksel yang mencakup lensa utama, ultrawide 0,6x, dan telefoto 3x. Sementara itu, kamera depan disematkan masing-masing 32 megapiksel di layar luar dan 20 megapiksel di layar bagian dalam. Hingga kini, Motorola masih belum mengungkap harga resmi dan waktu peluncuran ke pasar.
Peluncuran Motorola Signature dan Razr Fold menegaskan langkah agresif Motorola di segmen premium pada 2026. Dengan spesifikasi tinggi dan inovasi layar lipat, kedua perangkat ini diprediksi akan meramaikan persaingan ponsel kelas atas sekaligus menantang dominasi merek-merek besar lain di pasar global.