SUMATERA UTARA — Toyota Gazoo Racing Indonesia menutup musim 2026 dengan gelar Juara Nasional Kejurnas ITCR 1.200 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 17-18 Oktober. Farrel Rafellyno Augusto keluar sebagai juara kelas Non-Seeded, sementara Amato Rudolph mengamankan posisi Runner Up Overall sekaligus Seeded A. Sekitar 12 dari 32 pembalap di ajang tersebut turun menggunakan New Agya Stylix.
Farrel Rafellyno Augusto mencatat debut manis di Kejuaraan Nasional ITCR 1.200. Pembalap berusia 16 tahun itu konsisten sepanjang musim bersama TGRI, termasuk finis pertama di seri kelima dan posisi kedua pada seri keenam.
Gelar juara kelas Non-Seeded diraih Farrel lewat keterangan resmi tim. Ia menyebut musim pertamanya bersama TGRI berjalan sesuai harapan.
"Saya sangat senang debut tahun ini bersama TGRI berbuah manis dengan gelar Juara Nasional Kelas Non Seeded Kejurnas ITCR 1200," ujar Farrel.
Farrel juga menyampaikan terima kasih kepada PT Toyota-Astra Motor dan rekan setim yang membantunya memaksimalkan performa kendaraan.
Di kelas Seeded A yang diisi pembalap senior, Amato Rudolph harus puas di posisi Runner Up Overall. Ia tampil kompetitif sejak babak kualifikasi hingga menuntaskan 12 putaran balapan penutup musim.
"Musim ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya, dan saya bersyukur dapat meraih hasil yang lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Amato.
Kedua hasil tersebut menambah koleksi gelar TGRI sepanjang 2026. Sebelumnya, tim ini mempertahankan gelar juara nasional di ajang Rally dan Sprint Rally.
Kejurnas ITCR 1.200 tahun ini diikuti 32 peserta dari tim pabrikan maupun privateer. Sekitar 12 pembalap di antaranya turun menggunakan New Agya Stylix.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, menyoroti pencapaian kedua pembalap. Ia menilai Farrel langsung bersinar di musim debut, sedangkan Amato menunjukkan konsistensi di tengah persaingan ketat.
"Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pembalap TGRI untuk terus meningkatkan performa dan meraih hasil terbaik di berbagai ajang balap musim depan," jelas Takuya.
Ekosistem balap pendukung Agya One Make Race (OMR) turut menopang prestasi TGRI. Ajang ini memasuki tahun ketiga dengan 16 peserta dari 10 tim.
Pada seri penutup di Mandalika, Romy Tahrizi dari GR Garage Auto2000 Racing Team keluar sebagai kampiun kelas Seeded. Kategori Non-Seeded masing-masing dimenangkan Rizky Rafi Thamrin dan Arya Duta Kamdani.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menegaskan keikutsertaan pabrikan di ajang balap bukan sekadar memburu kemenangan. Menurutnya, balapan jadi wadah menguji ketangguhan kendaraan sekaligus melahirkan talenta muda.
"Setelah berhasil mempertahankan gelar Juara Nasional Rally dan Sprint Rally, kini TGRI menambah gelar Juara Nasional melalui Kejurnas ITCR 1200," tutup Bansar.