MEDAN — KUA Medan Marelan menempati posisi puncak dari sepuluh kantor urusan agama dengan angka pencatatan nikah terbanyak di Indonesia pada semester I 2026. Data SIMKAH memperlihatkan selisih 258 peristiwa nikah dengan peringkat kedua, KUA Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang mencatat 1.073 pernikahan.
Ramlan menyatakan angka itu akurat dan mencakup periode Januari hingga Juni 2026. "Insyaallah sesuai, itu data Januari—Juni 2026," katanya kepada MISTAR, Rabu (21/10/2026) siang via WhatsApp.
Sumatera Utara menempatkan dua kantornya di peringkat satu dan dua nasional. Setelah Medan Marelan dan Percut Sei Tuan, posisi ketiga ditempati KUA Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan 1.014 pernikahan.
Lima besar dilengkapi KUA Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dengan 998 pernikahan, dan KUA Baleendah, Kabupaten Bandung, dengan 948 pernikahan. Tiga kantor wilayah DKI Jakarta masuk sepuluh besar, yakni Cengkareng, Cakung, dan Jagakarsa.
Unggahan @bimasislam menilai angka tersebut sebagai gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pencatatan nikah. Karena itu, KUA didorong menghadirkan pelayanan yang mudah, tertib, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Rilis data itu menyita perhatian warganet. Hingga kini, unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 5.000 kali.
Bagi warga Medan Marelan dan sekitarnya, posisi teratas nasional ini menandakan volume layanan nikah yang harus ditangani kantor tersebut setiap bulan, rata-rata sekitar 222 peristiwa nikah sepanjang semester I 2026.