MEDAN — BMKG mencatat potensi hujan ringan di Kota Medan tidak merata, dengan kondisi cuaca yang bisa berbeda antarkecamatan sepanjang hari. Tingginya kelembapan udara membuat perubahan cuaca berlangsung cepat, terutama pada siang hingga sore.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta memantau pembaruan prakiraan sebelum bepergian. Informasi cuaca terbaru bisa dicek melalui situs resmi BMKG sesuai lokasi kecamatan dan kelurahan masing-masing.
BMKG menyebut potensi hujan ringan tersebar di beberapa kecamatan di Kota Medan, tanpa merinci wilayah mana yang paling awal terdampak. Perbedaan kondisi ini dipengaruhi karakter cuaca lokal yang bergerak cepat.
Suhu 24–31 derajat Celsius tergolong normal untuk Oktober di Medan. Namun kelembapan yang tinggi membuat udara terasa lebih gerah, terutama sebelum hujan turun.
Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun. Jalan licin dan genangan air berpotensi mengganggu perjalanan, khususnya di ruas jalan yang drainasenya kurang lancar.
Warga disarankan menyiapkan payung atau jas hujan sebagai langkah antisipasi. Bagi yang bekerja di luar ruangan, penyesuaian jadwal aktivitas bisa membantu menghindari waktu hujan.
BMKG memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui situs resminya. Masyarakat dapat memeriksa prakiraan berdasarkan kecamatan dan kelurahan untuk memperoleh informasi yang lebih spesifik sesuai lokasi masing-masing.
Prakiraan ini berlaku untuk Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu, 14 Oktober 2026. Untuk memastikan kondisi terkini, warga dapat mengakses laman resmi prakiraan cuaca BMKG sebelum beraktivitas.