Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Program Agus Gumiwang

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:34:02 WIB
Muhammad Sarmuji resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian di Istana Kepresidenan.

SUMATERA UTARA — Muhammad Sarmuji resmi memegang kursi Menteri Perindustrian setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya di Istana Kepresidenan, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Pelantikan merujuk Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sarmuji langsung menegaskan komitmennya melanjutkan program yang sudah berjalan dan memperkuat industri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

Serah terima jabatan digelar di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, sehari setelah pelantikan. Sarmuji menyebut Agus Gumiwang sebagai seniornya di Partai Golkar sekaligus pendahulunya di kursi menperin. Kedekatan itu, katanya, diharapkan membuat transisi berjalan mulus.

"Alhamdulillah pada hari ini kita bisa melakukan serah terima jabatan dari Menteri Senior Pak Agus Gumiwang Kartasasmita ke saya. Mudah-mudahan dengan kedekatan kami transisi ini berjalan mulus, ada bagi pengalaman, dan saya tetap berharap ada masukan, saran, nasehat dari Menteri Senior Pak Agus Gumiwang Kartasasmita," ujar Sarmuji dalam sertijab di Kemenperin, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Latar Belakang Politik dan Pengalaman Legislatif Sarmuji

Sebelum masuk kabinet, Sarmuji menjabat Sekretaris Jenderal Partai Golkar. Ia pernah bekerja sebagai Staf Ahli DPR sebelum duduk sebagai anggota dewan selama tiga periode sejak 2014.

Jejak legislatifnya lekat dengan Komisi VI yang membidangi investasi, perdagangan, perindustrian, BUMN, dan koperasi. Ia juga sempat bertugas di Komisi IX hingga Badan Anggaran. Pada periode 2024-2029, Sarmuji kembali ke Komisi VI yang menangani perdagangan, pengawasan persaingan usaha, dan BUMN.

Pengalaman itu dinilai relevan dengan tugas barunya. Sektor industri manufaktur selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja formal di Indonesia.

Instruksi ke Jajaran Kemenperin: Baca Peluang, Jangan Takut Kendala

Sarmuji meminta seluruh pejabat dan jajaran Kemenperin bekerja bersama mencapai target pembangunan lewat sektor perindustrian. Ia menekankan dasar-dasar kebijakan yang sudah diletakkan Agus Gumiwang akan diperkuat, bukan dirombak.

"Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai menteri, tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai oleh Bang Agus Gumiwang Kartasasmita. Yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali," kata Sarmuji.

Ia juga mendorong jajarannya membaca peluang pengembangan industri dan membangun target yang lebih besar. Pembahasan soal langkah konkret, pihak yang perlu ditemui, hingga skema kolaborasi akan ditentukan setelahnya.

"Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita. Jangan berpikir kendalanya terlebih dahulu, mari kita berpikir opportunity-nya terlebih dahulu," ujarnya.

Minta Tak Dilayani Berlebihan, Buka Jalur Kritik Internal

Sarmuji meminta jajaran Kemenperin tidak sungkan memberi masukan atau mengingatkan dirinya jika ada kebijakan yang perlu diperbaiki. Ia menilai penghormatan berlebihan justru bisa menciptakan sekat dalam komunikasi internal.

"Jangan memberi penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Nanti penghormatan yang berlebih, pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kita semua," kata Sarmuji.

Yang Perlu Dicermati Pelaku Industri

Arah kebijakan Sarmuji masih bertumpu pada kesinambungan program pendahulunya. Bagi pelaku usaha manufaktur, sinyal utamanya adalah tidak ada perubahan mendadak pada kerangka kebijakan industri dalam waktu dekat.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah seberapa cepat target baru dirumuskan. Sektor industri saat ini menghadapi tekanan dari pelemahan permintaan global, persaingan impor, dan kebutuhan investasi teknologi. Pembahasan mengenai langkah dan kolaborasi yang dijanjikan Sarmuji akan menjadi penanda arah kebijakan Kemenperin di bawah kepemimpinan barunya.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top