Pemprov Sumut Siapkan BLUD untuk Kelola 146 Aset Olahraga, Targetkan Venue Mandiri dan Tambah PAD

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:26:02 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah untuk mengelola 146 aset olahraga.

Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara menargetkan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rampung tahun ini untuk mengelola 146 objek aset olahraga. Langkah ini diambil agar venue seperti Stadion Utama Sumatera Utara tidak lagi bergantung penuh pada APBD dan bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana mengubah pengelolaan aset olahraga menjadi unit usaha mandiri melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Rencana ini menyasar 146 objek aset yang selama ini operasionalnya masih ditopang anggaran pendapatan belanja daerah setiap tahun.

Kepala Dispora Sumut Mahfullah Daulay menyebut potensi ekonomi dari aset tersebut sangat besar. Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Madya Atletik, Sport Centre Sumut, hingga kolam renang dinilai mampu menghasilkan pendapatan jika dikelola dengan model bisnis yang fleksibel.

"Selama ini, kami belum memiliki payung hukum yang memungkinkan pengelolaan pendapatan dari berbagai aset itu secara optimal," kata Mahfullah dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis.

Pendapatan Venue untuk Biaya Pemeliharaan Sendiri

Melalui BLUD, nantinya pengelolaan venue tidak lagi menunggu pencairan anggaran dari pemerintah provinsi. Pendapatan yang diperoleh dari sewa lapangan, parkir, hingga penginapan atlet bisa langsung digunakan untuk merawat fasilitas.

"Pendapatan yang kita peroleh nantinya akan digunakan untuk pemeliharaan aset-aset kita. Jadi venue-venue yang kita miliki lebih mandiri, tidak bergantung APBD lagi. Kalau surplus, kita salurkan jadi PAD," papar Mahfullah.

Tujuh Pergub Disiapkan Sebagai Payung Hukum

Saat ini Dispora Sumut tengah merampungkan tujuh rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) yang menjadi dasar pembentukan dan operasional BLUD. Targetnya, seluruh regulasi selesai pada tahun ini dan lembaga mulai beroperasi tahun depan.

"Sekarang sedang berproses. Mudah-mudahan tahun ini selesai, dan tahun depan kita luncurkan. Barulah kita bisa eksekusi model bisnis yang kita rencanakan, seperti hak siar, parkir, penginapan, dan lainnya," kata Mahfullah yang akrab disapa Ipung itu.

KONI Sumut Nilai BLUD Percepat Pembinaan Atlet

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Hatunggal Siregar menyambut baik rencana ini. Menurutnya, fleksibilitas keuangan yang ditawarkan BLUD akan mempercepat penyaluran dana pembinaan atlet yang selama ini kerap terkendala siklus anggaran.

"Kalau sekarang kita perlu memperhitungkan APBD, misalnya Porprov (pekan olahraga provinsi) tahun ini harus kita selenggarakan di November. Karena menunggu P-APBD, begitu juga pembinaan atlet. Kalau ada BLUD, bisa segera anggaran disalurkan," kata Hatunggal.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top