JAKARTA — Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi bergerak cepat mewujudkan transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Bupati Dairi Vickner Sinaga yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing menggelar pertemuan dengan Vice President DLS Telkomsel Kemas M. Fadli di Indico, Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan itu juga dihadiri Direktur Kuncie Agus Priyanto, VP Digital Education Business Indico Andrian Dermana, serta perwakilan Gasing Academy dan INA AI selaku pengembang aplikasi Sacred Octagon. Fokus pembahasan mengerucut pada dukungan konektivitas untuk sekolah-sekolah di Dairi.
Pihak Telkomsel menyambut baik inisiatif Pemkab Dairi. Melalui Kemas M. Fadli, perusahaan telekomunikasi pelat merah itu menyatakan kesiapannya memberikan layanan akses internet gratis bagi satuan pendidikan yang nantinya dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Bupati Vickner Sinaga mengaku bersyukur atas respons positif tersebut. Menurutnya, akses internet yang memadai menjadi faktor krusial dalam memperluas kesempatan guru dan siswa memperoleh sumber belajar, terutama dalam penerapan metode pembelajaran yang inovatif.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari pertemuan virtual bersama Luhut Binsar Panjaitan yang dilakukan sebelumnya. Dalam forum itu, penguatan kualitas pendidikan serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi bagian pembahasan yang perlu ditindaklanjuti secara konkret di daerah.
"Dengan adanya dukungan dari Telkomsel, kita berharap pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran dapat semakin mudah diakses oleh satuan pendidikan. Program ini sekaligus menjadi upaya untuk memastikan guru dan siswa memiliki dukungan konektivitas dalam mengikuti pembelajaran GASING," kata Vickner dalam keterangan yang diterima Waspada.id.
Kepala Dinas Pendidikan Dairi Jaspin Sihombing menambahkan, pihaknya akan segera mendorong seluruh satuan pendidikan untuk memenuhi proses pendaftaran menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Mekanisme ini menjadi bagian dari proses pendataan agar layanan internet dapat diberikan secara tepat sasaran.
"Untuk mendapatkan layanan tersebut, satuan pendidikan akan kita dorong segera melakukan pendaftaran menggunakan NPSN. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari proses pendataan agar layanan internet dapat diberikan secara tepat kepada satuan pendidikan yang terdaftar," ujarnya.
Pertemuan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Dairi dalam memperkuat fondasi pendidikan berbasis digital. Dengan adanya dukungan konektivitas dari operator seluler, diharapkan kesenjangan akses teknologi antara daerah perkotaan dan kabupaten di Sumatera Utara dapat terus dipersempit.