Datang di Sikka, Menteri PU Beberkan Data Jalan Nasional yang Kembali Berfungsi Pasca Gempa

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:14:47 WIB
Datang di Sikka, Menteri PU Beberkan Data Jalan Nasional yang Kembali Berfungsi Pasca Gempa

Sikka - Sejumlah jalan nasional di Kabupaten Sikka yang sempat terputus akibat gempa telah berhasil dibersihkan dan kembali dibuka untuk mendukung mobilitas warga serta distribusi bantuan. Hal itu dipastikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi terdampak.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Tektonik, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8) malam, Menteri Dody menegaskan bahwa pemulihan akses jalan menjadi prioritas utama penanganan pascagempa. Rapat tersebut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sikka dan seluruh balai Kementerian PU di NTT.

"Paling tidak, jalan-jalan nasional yang sempat terputus di hari pertama sudah kita bersihkan semua, sudah dibuka. Namun memang ada beberapa jembatan yang perlu waktu 1 atau 2 hari supaya fungsional. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, jembatan-jembatan yang fungsional itu bisa full dipakai dengan maksimal," kata Menteri Dody.

Pada sektor konektivitas, gempa di Pulau Flores memicu longsor dan kerusakan di sejumlah ruas jalan. Beberapa akses seperti ruas Lianunu–Hepang, Krica–Nitung, dan Krica–Lidi telah ditangani. Meski demikian, masih ada titik-titik lain yang memerlukan mobilisasi alat berat dan penanganan lanjutan agar akses masyarakat pulih sepenuhnya.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah ruas Koro–Maumere di area Jembatan Dagedama. Longsor tebing aktif berpotensi mengancam badan jalan dan jalur logistik Ende–Maumere jika konstruksi pengaman tebing tidak segera diperkuat. Untuk itu, direkomendasikan pembangunan turap pengaman atau bronjong.

Kondisi Jembatan Wolowiro juga dilaporkan semakin parah pascagempa. Kerusakan struktur jembatan telah mengganggu akses warga menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, pengangkutan hasil alam, hingga kawasan pariwisata. Penanganan darurat melalui penutupan akses jembatan dan pembangunan jalur alternatif pun direkomendasikan, disertai rencana pembangunan jembatan permanen.

Dody Hanggodo menegaskan, arah penanganan dan prioritas pembangunan akan terus dibahas bersama pemda. Menurutnya, kepala daerah memiliki pemahaman langsung tentang kebutuhan paling mendesak di wilayahnya. Lebih lanjut, Menteri Dody menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi juga membangun kembali Flores dengan prinsip build back better . Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan kembali harus menghasilkan infrastruktur yang lebih baik dan lebih tangguh menghadapi ancaman bencana ke depan.

"Tapi basically kita harus mampu membangun Flores ini dengan lebih baik lagi. Sesuai dari arahan Bapak Presiden Prabowo, dimana ada bencana, PU wajib membangun lebih baik lagi agar kemudian ke depan yang kita bangun ini lebih tahan lagi terhadap bencana," tegasnya.

Dengan percepatan penanganan jalan, jembatan, dan infrastruktur vital lainnya, pemerintah berharap aktivitas masyarakat serta pemulihan ekonomi di wilayah terdampak dapat segera berjalan kembali. Hal ini selaras dengan Sasaran Utama PU 608 yang merupakan arah pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat hingga menciptakan pertumbuhan ekonomi.

Reporter: Redaksi
Back to top